Menu Tutup

Timnas Kroasia Menjadi Runner-Up Piala Dunia 2018

Timnas Kroasia Menjadi Runner-Up Piala Dunia 2018
Timnas Kroasia Menjadi Runner-Up Piala Dunia 2018

Timnas Kroasia Menjadi Runner-Up Piala Dunia 2018 Setelah dikalahkan Prancis pada laga Final Piala Dunia 2018 kemarin.

Kroasia harus puas hanya menjadi Runner Up dan gagal mencetak sejarah Negara baru yang menjadi pemenang Piala Dunia 2018.

Dikalahkan dengan agregat 4-2 oleh Prancis, Luka Modric dkk tetap berbahagia, karena Kroasia bisa lebih baik setelah 20 tahun lalu bisa mendarat pada posisi ke 3.

Meskipun di kalahkan oleh Prancis tetapi bukan berarti permainan Kroasia tidak baik, mampu mengimbangi permain Prancis cukup apik.

Namun pada pertandingan yang berlangsng di Stadion Luzhniki Moskow Minggu (15/7/2018) pukul 22.00 WIB tersedia pertandingan yang bersejarah.

Dimana setelah 20 tahun berlalu Kroasia bisa menghadapi Prancis lagi di Piala Dunia ini. Tidak tanggung-tanggung bertemu pada partai Final.

Fakta-fakta Menarik Tentang Timnas Kroasia Setelah Piala Dunia.

Sambutan Masyarakat Yang Luar Biasa

Sambutan Masyarakat Yang Luar Biasa
Sambutan Masyarakat Yang Luar Biasa

Meskipun hanya menjadi Juara 2 saat Zlatko Dalic dan tim asuhan nya pulang dari Russia mereka disambut dengan antusias masyarakat yang luar biasa.

Setelah mendara di bandara, Perisic dkk di arak keliling kota Zagreb yang merupakan Ibu kota dari negara pecahan Yugoslavia itu.
Setidaknya ada 250 ribu orang memadati jalanan ibu kota yang dilewati oleh rombongan timnas yang habis berjuang di rusia itu.

Masyarakat Kroasia pun seakan tidak perduli mereka tidak bisa menjadi Juara Piala Dunia 2018 juga.
Mereka tetap meneriakan “Juara! Juara!” sambil bernyanyi dan menyalakan flare.

Penyambutan timnas Kroasia di pusatkan di Alun-alun Bana Jelacica di tengah kota Zagreb.
Pandatnya masyarakat yang turun kejalanan mengakibatkan perjalanan dari Bandara menuju pusat kota memakan waktu berjam-jam.

“Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan perasaan kami sekarang.”ungkap Ivan Rakitic
“Terimakasih Kroasia, Terimakasih Zagreb!” Seru pemain terbaik Piala Dunia 2018 sekaligus kapten Timnas Kroasia Luca Modric.

Pemain Menjadi Incaran Transfer Tim Besar Pada Bursa Transfer Musim Panas

Perisic dan Rebic yang dilirik oleh Manchester United
Perisic dan Rebic yang dilirik oleh Manchester United

Manchester United Klub raksasa Liga Premier itu dikabarkan ingin mendatangkan duo pemain Timnas Kroatia Anter Rebic dan Ivan Perisic.
Penampilan mereka yang impresif bisa membuat pelatih Man United Jose Mourinho itu tertarik untuk merekrut mereka.

Dilansir dari ESPN, Selasa (17/7/2018) Man United siap untuk mengeluarkan biaya sebesar 92 juta pounds atau sekitar Rp 1,7 Triliun.
Untuk mendatangkan Duo winger Timnas Kroasia mereka sampai rela mengglontorkan dana sebesari itu.
Ini juga merupakan pilihan alternatif jika Man United gagal mendatangkan Gareth Bale dari Real Madrid.

Sebenar nya Perisic sudah sejak lama dilirik oleh Man United tetapi dia lebih memilih untuk memperpanjang kontraknya bersama Inter Milan.
Pria berusia 29 tahun itu setelah Piala Dunia 2018 bukan tidak mungkin untuk berpindah dari Giuseppe Maezza dengan Old Traford.

Melihat kondisi saat ini, maka Trofi akan lebih mudah didapatkan Perisic jika bermain bersama The Red Devil itu dibandingkan bertahan di Inter Milan.
Tetapi ini juga tegantung mahar yang ditawarkan MU untuk Inter Milan demi memboyong winger Kroasia ini.

Begitu pula dengan Rebic merupakan pemain yang baru melejit nama nya belakangan ini.
Namanya juga menjadi perbincangan setelah membantu Eintracht Frankfurt untuk menjuarai DFB Pokal 2017-2018.

Permainan yang apik pun di tampilkan oleh Rebic kala dia berlaga membela Timnas nya pada Piala Dunia 2018 ini.
Faktor-fakto itulah yang membuat nama nya menjadi incaran Man United pada bursa transfer musim panas 2018 ini.

Apa Penyebab Kroasia Gagal Menjadi Juara?

Kalau kita lihat pada pertandingan nya melawan Prancis kemarin ada beberapa faktor yang menyebabkan Kroasia gagal mendapat gelar Piala Dunia.

Lini Belakang Yang Kurang Baik

Selama babak Knock-out memang lini belakang cukup menjanjikan apalagi berhasi mehanan sejumlah serang dari tim tim yang dihadapi nya.
Seperti Denmark, Russia, dan Inggris namun bek Kroasia tampil kurang maksimal kala melawan Prancis.

Hal ini menyebabkan mudahnya para pemain Prancis melakukan serangan dari berbagai lini pertahan Kroasia.

Lini pertahanan Kroasia di isi oleh pemain seperti Sime Vrsjalko, Dejaln Lovren, Domagoj Vida, dan Ivan Strinic.
Meskipun begitu pertahan mereka cukup baik karena mereka hanya kebobolan 6 kali selama ajang empat tahunan ini.

Strategi yang kurang Baik

Strategi adalah salah satu aspek paling penting untuk mendukung segala aspek yang dimiliki oleh sebuah tim.
Dengan strategi yang tepat tentu nya bisa membuat pemain menjadi lebih bisa memaksimalkan potensinya.
Tanggung jawab ini di pegang oleh peranan seorang pelatih.

Pada pertandingan Final Piala Dunia 2018 Kroasia bisa dibilang memainkan Strategi yang tidak jelas.
Pasukan Zlatko Dalic gagal mengimbangi permainan aktraktif dari Prancis.

Terus terusan di tekan sepanjang pertandingan ini tidak seperti permainan Kroasia pada babak Knock-Out sebelumnya.
Pada babak kedua juga di beberapa kesempatan antarpemain Kroasia terlalu lebar ini memudahkan para penyerang Prancis bermain main.

Kurang Baiknya Komunikasi Antarlini

Lini tengah dan belakang yang biasanya berkomunikasi dengan baik seperti pada babak kualifikasi dan Knock-out.
namun kali ini pemain tengah seperti Modric, Rakitic, Brozovic sepertinya kurang memainkan peranan itu.
Alhasil membuat lini belakang Kroasia mudah di bobol dan para Bek mengambil keputusan yang di pertanyakan.

Hal ini juga lah yang menjadi salah satu faktor harus tunduk nya Kroasia kepada Prancis yang sudah berjuang sampai Final.

Prancis Memang Pantas Juara

Prancis yang pada fase grup bermain tidak secemerlang kelihatannya, namun bisa membuat dirinya masih final dan menjuarai Piala Dunia 2018.

Aura juara juga sudah terlihat kalah Prancis berhasil menyingkirkan Belgium yang saat ini bisa dibilang dalam masa emas nya.

Banyak faktor lain yang sebenarnya membuat Prancis bisa menjuarai piala dunia seperti yang sudah di bahas di artikel sebelum nya

 

Untuk melihat artikel lainnya silahkan klik DISINI
Situs Parlay 2 Tim Terbaik & Terpercaya Se-Asia ada DISINI
Terimakasih sampai bertemu pada artikel-artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *