Menu Tutup

Mourinho Reaksi Berlebihan?

Mourinho Reaksi Berlebihan? pelatih nyentrik satu ini kembali membuat sebuat kehebohan, namun kali ini sepertinya hanya hal kecil.
Pasca kemenangan Manchester United atas Young Boys (1-0) pada pertandingan Liga Champions Grup H.

Meskipun Manchester United berhasil menang, tetapi ada saja hal-hal yang netizen komentari soal perlaku Mourinho.
Kali ini banyak orang yang mengkritiki Reaksi Mourinho yang berlebihan ketika Marcus Rashford gagal mencetak gol.

Saat itu Rashford mendapat peluang emas dimana harusnya bisa membuat MU mendapat rasa aman atas kemenangannya sejak awal.
Namun peluang satu lawan satu dengan kiper itu rupanya tidak di eksekusi dengan sempurna oleh Rashford.

Meskipun pada akhirnya Manchester United memenangkan laga melalui gol tunggal Marouane Fellaini pada akhir laga.
Mourinho tetap merasa kecewa yang harusnya timnya bisa menang lebih mudah sejak awal laga.

Dia pun berbalik mengomentari Kritik dari pada netizen ini, dia merasa itu adalah reaksi yang normal sebagai seorang pelatih.

Sikap Mourinho

Reaksi yang di anggap berlebihan itu adalah saat Rashford gagal, dia memutar badannya menghadap ke bangku penonton.
Dan melebarkan tangannya seperti akan gol, lalu menyilangkan lengannya dan menatap kebawah sambil menggelengkan kepalanya.

“kami tidak mencetak gol cukup banyak tetapi ini bukan karena Marcus saja, ini adalah soal tim, kami sulit mencetak gol.
Tetapi Marcus membuat pergerakan yang bagus, berlari, bekerja keras ketika tim mendapat bola dan tidak mengusai bola.” ujarnya keĀ Fourfourtwo.

“Dan saya tidak pernah menyalahkan pemain ketika membuang peluang. Bisakah saya mengundang mereka yang berkomentar untuk berada di lapangan.
tidak banyak dari mereka yang di sana. dapatkan saya atau pelatih lainnya menjukan reaksi Frustasi?”.

“Saya akan mengundang orang-orang untuk duduk di bangku cadangan sebagai pelatih untuk merasakan sensasinya.” lanjutnya.

Komentar yang berlebihan

Mourinho juga mengkritik kepada mereka yang hanya bisa berbicara. dia yakin semua pelatih pasti pernah merasakannya.
Menunjukan ekspresi yang berlebih soal ke frustasiannya, itu adalah hal yang wajar bagi seorang pelatih ataupun mantan pelatih.

“Namun saya pikir mereka lebih baik berlibur di Barbados dan menonton televisi dan memainkan alat elektronik bodoh.
Itu lebih nyaman ketimbang berada di tepi lapangan seperti kami para pelatih”.

“Jadi saya cukup yakin pelatih sepak bola yang baik pasti tidak pernah mengkritik satu sama lain terkait reaksi emosialnya di tepi lapangan.
Karena itu pasti mereka semua pernah alami. ” tutup Mourinho.

 

BACA JUGA :

  1. Ronaldo Capai 100 Kemenangan di Liga Champions
  2. Juventus VS Valencia (Liga Champions)
  3. Juventus 2-0 SPAL Result Serie A 2018
  4. Inter Milan VS Frosinone Serie A 2018
  5. Juventus VS SPAL Serie A 2018

Situs Betting Online Terbaik & Terpercaya Se-Asia ada DISINI

Mourinho Reaksi Berlebihan? pelatih nyentrik satu ini kembali membuat sebuat kehebohan, namun kali ini sepertinya hanya hal kecil.
Mourinho Reaksi Berlebihan? pelatih nyentrik satu ini kembali membuat sebuat kehebohan, namun kali ini sepertinya hanya hal kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *